Perjalanan Si Unyil

Si Unyil, tokoh boneka yang akrab bagi generasi yang tumbuh di era 80-an ini, kini akan kembali menyapa pemirsa Indonesia melalui tayangan animasi yang dikemas dalam judul Petualangan Si Unyil.  Animasi yang mulai digagas sejak 2014 ini, kini dapat dinikmati oeh pemirsa Indihome Usee TV, dan diharapkan dapat segera tayang untuk publik dalam waktu dekat.

Sekedar menyegarkan ingatan bagi generasi yang tumbuh bersama Si Unyil dan kawan-kawan, Si Unyil pernah sukses tayang dalam kemasan serial boneka di TVRI selama 12 tahun, yaitu pada periode 1979 – 1993. Jika melihat dari durasi tayang yang sedemikian lama, tak heran jika banyak pemirsa Indonesia yang begitu antusias mendengar kabar Si Unyil diproduksi kembali. Antusiasme ini pernah berusaha diwujudkan melalui penayangan pada RCTI pada kurun 2002 – 2003, dilanjutkan oleh TPI (saat ini MNC) pada tahun 2003.

Seiring perjalanan waktu dimana selera pada tayangan tivi juga berubah,  Si Unyil kemudian menjadi icon sebuah tayangan berkonsep liputan bernama Laptop Si Unyil dan Buku Harian Si Unyil. Dimana keduanya, merupakan satu rangkai tayangan untuk anak yang diudarakan oleh Trans 7. Sejak 2007 hingga kini, program Laptop Si Unyil masih mengudara dengan memunculkan boneka Si Unyil di setiap episodenya.bahkan di 2010, Laptop Si Unyil meraih urutan 1 pada  Children Edutainment di Indonesia.

Selain dalam bentuk boneka, Si Unyil sebenarnya juga pernah tampil dalam wujud manusia. Perwujudan Si Unyil dalam bentuk manusia ini, di angkat oleh PFN melalui sebuah film yang diproduksi era 80-an. Dimana dalam film tersebut, beberapa tokoh seperti Pak Raden yang fenomenal pun tampil sebagai manusia.

Kini di era millenial, dengan dihadirkannya Unyil dalam serial animasi, PFN berharap anak-anak Indonesia akan memiliki figure yang mampu membuat anak-anak merasa lebih dekat. Sehingga kelak, Si Unyil akan mampu menjadi ikon dan media pengembangan karakter yang baik untuk anak-anak Indonesia.