Sejarah
Produksi Film Negara (PFN) memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1934 dengan didirikannya Java Pacific Film (JPF) oleh Albert Balink pada masa kolonial Belanda, kemudian mengalami berbagai perubahan nama dan struktur organisasi seiring perkembangan zaman, termasuk menjadi alat propaganda Jepang pada masa pendudukan, hingga akhirnya pada tahun 1975 ditetapkan sebagai Pusat Produksi Film Negara (PPFN) di bawah Departemen Penerangan, dan kemudian pada tahun 1988 berubah status menjadi Perum Produksi Film Negara (PFN). Kini, PFN bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film dan konten yang berfokus pada pengembangan ekosistem perfilman Indonesia.
Mewujudkan ekosistem film dan konten yang lebih berkualitas dan berdaya saing
serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
Manage Fund
Development People
Orchestrator Film & Content
Menjadi perusahaan film facilitation and services terkemuka di regional.
Yessy Gusman
Arswendy Nasution
Riefian Fajarsyah
Christo Putra Aris
Narliswandi Piliang
Tentang Kami
Sejarah
Produksi Film Negara (PFN) memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1934 dengan didirikannya Java Pacific Film (JPF) oleh Albert Balink pada masa kolonial Belanda, kemudian mengalami berbagai perubahan nama dan struktur organisasi seiring perkembangan zaman, termasuk menjadi alat propaganda Jepang pada masa pendudukan, hingga akhirnya pada tahun 1975 ditetapkan sebagai Pusat Produksi Film Negara (PPFN) di bawah Departemen Penerangan, dan kemudian pada tahun 1988 berubah status menjadi Perum Produksi Film Negara (PFN). Kini, PFN bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film dan konten yang berfokus pada pengembangan ekosistem perfilman Indonesia.
Tujuan
Mewujudkan ekosistem film dan konten yang lebih berkualitas dan berdaya saing serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
Visi
Mewujudkan ekosistem film dan konten yang lebih berkualitas dan berdaya saing serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

